1. Praktekan seluruh command pada DDL
Merupakan sub bahasa SQL yang di gunakan untuk membangun
kerangka database, ada tiga perintah yang termasuk dalam DDL, yaitu :
- CREATE ~ perintah ini di gunakan untuk membuat, termasuk di antaranya membuat database baru, tabel baru, view baru dan kolom.
- USE ~ untuk mengaktifkan suatu database yang ingin diedit.
- ALTER ~ perintah ini di gunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah di buat. Pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom maupun memberikan atribut pada kolom.
- Drop ~ perintah ini di gunakan untuk menghapus database dan tabel
2. Apa tujuan perancangan basis data ?
Tujuan Perancangan
Database
·
Untuk
memenuhi kebutuhan akan informasi dari pengguna dan aplikasi
·
Menyediakan struktur informasi yang natural dan mudah di
mengerti oleh pengguna
·
Mendukung kebutuhan
pemrosesan dan beberapa obyek kinerja dari suatu sistem database
3. Apa yang dimaksud dengan macro lifecycle dan micro
lifecycle, sebutkan perbedaannya ?
Yang
dimaksud dengan macro life cycle itu adalah siklus kehidupan sistem informasi,
sedangkan micro life cycle adalah siklus kehidupan basis data. Keduanya
mempunyai hubungan, yaitu siklus kehidupan sebuah sistem informasi organisasi
berhubungan dengan siklus hidup sistem basis data yang mendukungnya.
Pada
macro lifecycle terdapat 5 tahapan, yaitu :
1.
Perencanaan (planning)
2.
Analisis (analysis)
3.
Desain (design)
4.
Pelaksanaan atau konstruksi (implementation/construction)
5.
Perawatan (maintenance)
Sedangkan
micro lifecycle terdapat 11 tahapan, yaitu
1.
Database planning
2.
System Definition
3.
Requirements collection and analysis
4.
Database design
5.
DBMS selection (optional)
6.
Application design
7.
Prototyping (optional)
8.
Implementation
9.
Data conversion and loading
10.
Testing
11.
Operational maintenance
Dapat
kita lihat, tahapan micro lifecycle lebih kompleks dibandingkan dengan macro
lifecycle yang lebih sederhana pada tahapannya. Hal ini dikarenakan siklus
kehidupan sistem informasi berhubungan dengan siklus kehidupan sistem basis
data yang mendukungnya yang menyebabkan siklus kehidupan sistem basis data
lebih kompleks dibanding dengan siklus kehidupan sistem informasi.
4. Langkah apa saja yang
dilakukan pada tahap pengumpulan dan analisa data ?
Pertama kenali bagian – bagian lain
dari sistem informasi yang akan berinteraksi dengan sistem basis data, termasuk
pemakai yang ada dan para pemakai yang baru serta aplikasi – aplikasinya. Ada 4
aktifitas pengumpulan data dan analisa data, yang pertama adalah menentukan
kelompok pemakai dan bidang – bidang aplikasinya . Langkah ini untuk menentukan
aplikasi utama dan kelompok pengguna yang akan menggunakan basis data, individu
utama pada tiap kelompok pemakai dan bidang aplikasi yang telah dipilih
merupakan peserta utama pada langkah selanjutnya dari pengumpulan dan
spesifikasi data. Yang kedua adalah peninjauan dokumentasi yang ada, langkah
kedua ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisa dokumen yang ada dan yang
berhubungan dengan aplikasi – aplikasi. Adapun dokumen lainnya seperti
kebijakan – kebijakan, form, report, dan bagan organisasi, akan diuji dan
ditinjau kembali untuk menguji apakah dokumen tersebut berpengaruh terhadap
kumpulan data dan proses spesifikasi.
Yang ketiga adalah analisa lingkungan
operasi dan pemprosesan data, langkah ini bertujuan untuk memperinci dan
mempelajari informasi yang sekarang dan yang akan datang termaksud juga analisa
jenis – jenis transaksi, frekuensi transaksinya dan juga arus informasi dalam
sistem dimana informasi – informasi tersebut berupa input – output data. Dan
yang keempat adalah daftar pertanyaan dan wawancara, langkah ini bertujuan
untuk mengumpulkan jawaban pertanyaan – pertanyaan dari para pemakai basis data
yang berpotensi. Ketua kelompok atau individu utama dapat diwawancarai sehingga
input yang banyak dapat diterima dari mereka yang memperhatikan informasi yang
berharga dan mengadakan prioritas.
5. Apa yang
dimaksud dengan Transaction throughput ?
Transaction
Throughput adalah rata-rata jumlah transaksi yang dapat diproses per menit oleh
sistem basis data dan merupakan parameter kritis dari sistem transaksi (misal :
digunakan pada pemesanan tempat di pesawat, bank, dll). Hasil dari fase ini
adalah penentual awal dari struktur penyimpanan dan jalur akses untuk file-file
basis data.
6. Lakukan perancangan basis data dengan terlebih dahulu
melakukan pengumpulan dan analisa data dengan contoh kasus aplikasi yang anda
tentukan sendiri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar